MotoGP: The Doctor Lagi kecewa Berat!

permainan motoGP sedang berada di qatar untuk melakukan uji coba dan Valentino Rossi merasa kecewa karena berada di peringkat ketujuh.

Balapan MotoGP kini sedang berada di Qatar untuk menjalani serangkaian uji coba atau tes balapan mereka. Beberapa pemain pun ikut serta dalam ujicoba ini dan menghasilkan banyak hal yang tidak terduga. Salah satunya adalah mengenai Valentino Rossi atau The Doctor yang kali ini sedang emras akecewa dengan tes atau ujicoba motor dia di hari pertama. Tidak sama seperti ujicoba lainnya, uji coba di Qatar ini membuat The Doctor sepertinya harus memutar otak supaya tetap bisa balapan dan mendapatkan hasil terbaik di pertandingan motoGP yang sesungguhnya. Beberapa media poker online kemudian mengabadikan mengenai hasil dari Rossi yang tak mampu masuk ke tiga besar atau bahkan tidak bisa menerima hasil yang menjadi laporan hari pertama tersebut sebagai haisl dirinya sendiri.

Rossi Ada Diperingkat Ketujuh Tes Qatar

Akhirnya Valentino Rossi bisa menyelesaikan uji coba pramusim hari pertama di Sorkuit Losail yang berada di Qatar. Karena hasil tidak memuaskan maka diapun merasa kecewa berat. Lagi lagi kini the doctor menyelesaikan balapan dengan hasil di luar lima besar, yaitu berada di posiai ketujuh. Apa yang sebenarnya terjadi? Rossi mengatakan bahwa dirinya sampai saat ini belum menemukan adanya keselarasan antara mesin YZR M1 seperti yang selama ini dia harapkan. Hasil ketujuh ini menjadi beban tersendiri bagi valentino yang membuat dirinya lebih berusaha lagi dan selalu mengevaluasi semua performa pada bagian motor yang dia tunggangi tersebut.

Dalam uji coba pramusim di qatar jni ada Pemain dari Yamaha yang juga didukung Ducati yaitu Andrea Dovizioso mampu menjadi pembalap yang menghasilkan lap terbaik. Dengan rossi, ada pautan sekitar delapan persepuluh detik setelah ditentukan waktu 1 menit 55, 679 detik. Dengan perbedaan seperti ini Rossi makin yakin bahwa motornya belum benar benar nyaman untuk digunakan. Tetapi berbeda halnya dengan Maverick Vinales yang diketahui sedang beradaptasi justru memberikan performa terbaik dimana dia berada di posisi lap kedua terbaik. Dengan hasil yang seperti ini Rossi benar benar merasa sangat kecewa berat dan tak ingin lagi mengulangi perasaan seperti ini.

Banyak PR untuk The Doctor

Kini banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh the doctor. Rossi mengatakan bahwa motornya mulai nyaman untuk dikendarai ketika motor mulai memasuki tikungan. Sejauh ini audah banyak peningkatan tetapi untuk uji coba pertama Rossi tetap merasa kecewa dan mengatakan bahwa performa dia di lapangan belum 100%. Meskipun demikian hasil dari uji coba ini tidak terlalu buruk dan ada beberapa hal yang kemudian menarik hasilnya ketika dijajal pada sirkuit di Qatar ini. Pembalap yang memiliki nomor keramat 46 ini yang pasti masih memiliki sedikit permasalahab mengenai penggunaan ban Michelin apalagi pada ban yang bagian depan saat melaju.

Rossi ketika diwawancarai media mengaku bahwa ban yang depan terasa masih terlalu lunak sehingga ketika melaju di sirkuit dia harus bisa menyesuaikan weight distribution untuk tetap menjaga keseimbangan dan melaju dengan cepat merebut tempat pertama. Selain itu juga, sirkuit yang ada di Qatar mengalami banyak perubahan sehingga akan ada perubahan rencana untuk uji coba yang selanjutnya. Overall memang motor sudah mulai baik, namun Rossi belum bisa melaju dengan kencang dan harus ada beberapa hal yang diperbaiki. Diharapkan kekuatannya bisa tampil lebih kuat seperti musim togel sgp sebelumnya. Tugas Rossi kali ini adalah harus bisa menemukan keseimbangan yang pas.

Share

Marc Marquez Akui Vinales dan rossi Sebagai Ancaman

Marquez mengakui bahwa Vinales dan Valentino Rossi adalah ancaman terbesar dirinya untuk menghadapi MotoGP 2017.

Pertandingan motoGP terus menerus mencari topik pembicaraan bagi pecinta pertandingan balapan motor. Apalagi kini muncul pemain baru, yaitu Marquez yang merupakan pemain paling keren di masa sekarang dan kemampuannya yang luar biasa. Disebutkan bahwa pemain yang kini masih berusia 23 tahun itu telah mendapatkan gelar yang cukup banyak yaitu lima gelar di berbagai pertandingan dunia dalam kejuaraan balap GP motor. Bahkan ada tiga diantara gelar tersebut merupakan gelar yang bergengsi dan mampu memberikan kebanggaan tersendiri bagi marquez. Marc marquesz memang menjadi idola baru dan banyak media agen sbobet menceritakan mengenai dirinya yang mampu menggeser pemain lainnya untuk bisa berada di jajaran papan atas.

Marquez Punya ancaman Versi dirinya

permainan yang diperlihatkan oleh marquez membuat dirinya disebut sebagai kanibal kecil dimana di usianya yang masih sangat muda banyak sekali media yang menuliskan beberapa halaman tentang dirinya dan banyak juga penghargaan yang sudah didapatkan oleh pemain tersebut. Motorcycle News bahkan memebrikan pujian yang luar biasa ntuk Marc. Dengan semua yang sudah didapatkan diusia yang masih cenderung muda maka banyak orang yang mengira bahwa pemain tersebut tidak akan lagi memiliki keinginan yang lebih atau dengan kata lain dia akan mudah merasa puas dengan apa yang didapatkannya sekarang. Tapi, apakah sebenarnya demikian yang dirasakan oleh marquez sendiri?

Apa yang diberitakan dan menjadi anggapan banyak orang ternyata jauh dari kenyataannya dimana Marquez ternyata sedang mempersiapkan pertandingan balapan selanjutnya di MotoGp 2017. Artinya pemain yang satu ini masih ingin terus melakukan pembaharuan dan perubahan kr arah lebih baik di dalam karirnya. Dia mengatakan bahwa tidak akan sulit untuk menemukan motivasi di tahun yang baru karena dia merasa didorong oleh pembalap yang lain yang sudah berganti tim, dan ternyata Marquez masih memiliki ambisi untuk bisa mengalahkan mereka dan menjadi juara diantara mereka yang ada. Yamaha disebut sebagai tim yang akan sangat kuat karena ada Valentino Rossi dan maverick Vinales. Serta ada Jorgr Lorenzo. Tapi Rossi dan Vinales lah yang dianggap sebagai suatu ancaman.

Pemain Lain Tidak Jadi Masalah

Jika demikian maka dapat dikatakan bahwa Lorenzo, Dani Pedrosa, Iannone dan doviziozo bukanlah sebuah ancaman yang akan menghalanhi niatnya untuk mencapai podium. Sepertinya memang terlalu awal untuk mengatakan hal yang seperti ini akan tetapi marquez sudah menunjukkan bahwa kedua pemain seperti Vinales dan Rossi menjadi ganjalan terbesar dalam menghadapi pertandingan di kompetisi yang akan datang. Marquez lebih mewaspadai penampilan Vinales yang sudah bisa tampil dengan cepat bersama dengan Yamaha. Selain itu perpindahan para pembalap ke berbagai perusahaan memang memberikan banyak dampak dan perubahan prediksi di musim yang akan datang dimana banyak sekali skill yang akan tertahan atau bahkan tersalurkan.

Pada tahun 2017 nanti, Lorenzo akan berpindah ke Ducati, sedangkan Vinales ke tim Yamaha. Ada juga Suzuki yang menggaet Iannone dan Aprilia, KTM serta tim lainnya sebagai tim satelit. Lalu apakah Marquez pun akan berpindah ke tim yang lainnya? Sampai saat ini dirinya mengaku bahwa ingin tetap bertahan bersama dengan Honda karena dirinya ingin mengjabiskan seluruh karirnya bersama agen togel dengan satu tim yang sama. Sepertinya pemain yang lahir di Cervera tersebut tidak mau lagi berpindah dan akan serius menekuni karirnya sebagai pemain balap motor GP dan menjadi pembela tim Honda yang juga selama ini turut dalam membesarkan namanya hingga bisa seperti sekarang. Jadi, kita lihat nanti bagaimana keputusan Marquez.

Share