Ibrahimovic Itu Robot

meskipun usia Ibrahimovic sudah tidak lagi muda tetapi untuk jumlah penampilan terbanyak pada laga Liga Premier Ibrahimovic berada pada urutan pertama

Zlatan Ibrahimovic merupakan salah satu pemain terkenal dan populer di seluruh dunia sbobet dengan performa penampilan sepakbolanya yang memukau menggunakan teknik-teknik yang sangat istimewa. Seiring dengan berjalannya waktu banyak sekali pengalaman yang didapatkan oleh Ibrahimovic tetapi kemudian waktu pun mengubah usia yang dimiliki oleh pemain tersebut yang akhirnya pemain itu sudah tak lagi muda. Meskipun demikian ternyata di lapangan performa yang ditampilkan oleh Ibrahimovic pada usia yang tidak lagi muda tersebut sangat memukau, banyak pemain yang muda bahkan terkalahkan oleh pemain ini dan itulah yang menjadikan dirinya Tetap Bertahan dan diinginkan oleh semua klub sepakbola.

Usia Tak Mengenal Ibrahimovic

Saat ini jelatan Ibrahimovic memiliki usia 35 tahun tetapi sepertinya usia tak mengenal Ibrahimovic sehingga penampilan di lapangannya sangatlah hebat dan dia sendiri membuktikan bahwa usia bukan hanya hal yang harus ditakuti karena usia hanyalah sebuah angka. Saat ini dia sedang membela Manchester United sebagai pemain penyerang ataupun striker dengan permainan yang memiliki intensitas tinggi dan hal itu masih sanggup dilakukan oleh Ibrahimovic. Dengan penampilan yang sangat mengesankan tersebut maka tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa Ibra adalah seorang robot dan merupakan satu dari dua pemain premier league dengan jumlah terbanyak yang diikutinya di dalam sebuah laga Didi musim 2016-2017.

Sampai saat ini ada 36 partai yang sudah dilakukan dan dilakoni oleh sang Ibrahimovic dalam kurun waktu 6 bulan setelah dia bergabung bersama dengan Manchester United. Dari sekian banyak pemain yang ada hanya Penyerang yang berasal dari Southampton yaitu Nathan redmond yang bisa menyamai jumlah artai pertandingan yang diikuti oleh sang mantan pemain timnas Swedia itu. Jika nantinya ibrahimmovic tampil di dalam leg ke-2 pada babak 32 besar Liga Eropa di kandang Saint etiene Pada hari Kamis, maka dia mengukuhkan dirinya sendiri sebagai pemain Premier leagu yang paling sering turun ke lapangan dan membela Manchester United untuk bisa mendapatkan kemenangan togel online dengan performa yang apik.

Jumlah Menit Bermain Milik Ibrahimovic

Di dalam permainan sepak bola ada yang disebut dengan istilah jumlah menit pertandingan jika bicara menit permainan maka Ibrahimovic berada di peringkat ketiga dengan jumlah menit 3030. Dia berada di tempat ketiga sedangkan di tempat pertama ada wes Morgan dengan jumlah 3180 dan di tempat kedua ada Fraser forster dengan jumlah 3060 menit. Dengan usianya yang tidak lagi muda maka penampilan menit pertandingan yang diikuti dengan urutan ketiga merupakan hal yang luar biasa sehingga banyak sekali orang yang memuji Ibra dan banyak pula yang memberikan Sanjungan termasuk Steve Bruce yang merupakan mantan Kapten dari klub Manchester United.

Race mengatakan bahwa Ibrah adalah pemain yang luar biasa dan sepertinya Ibra masih sangat lapar untuk bisa terus bermain sepak bola. Pada musim 2015-2016 dimana Ibra masa bersama dengan Paris saint-germain dia sudah pernah mengukir kan 51 aksi permainan atau jika di menit kan maka jumlahnya sekitar 4146 menit dan inilah yang menjadi salah satu kekuatan serta motivasi untuk Ibra sehingga dia bisa menjadi lebih baik lagi sampai akhirnya berkeputusan untuk pensiun dari dunia sepakbola. Zlatan Ibrahimovic merupakan pemain yang bersatu di dalam premier liga yang memiliki penampilan terbanyak sedangkan di bawahnya ada Nathan redmond dan wes Morgan juga ada Paul Pogba dan Fraser forster.

Bima Sakti Resmi Jadi Asisten Pelatih timnas

untuk bisa meningkatkan kualitas dari Tim Nasional Indonesia di dalam bidang sepak bola maka Menpora pun menunjukkan pelatih dari luar yang nantinya

Banyak yang mengatakan bahwa pemain sepak bola yang ada di Indonesia tidak memiliki mental juara agen bola yang mana setiap kali Tim Nasional Indonesia melakukan pertandingan di berbagai iklan sepak bola mereka terkadang terhambat di final yang akhirnya kalah ataupun menjadi runner-up. Untuk itu sebaiknya permainan sepak bola yang indah Indonesia dilatih oleh seseorang yang kompeten yaitu mereka yang berasal dari negara lain yang memiliki pengalaman bermain yang lebih baik juga harus didampingi dengan asisten pelatih yang berasal dari Indonesia untuk mengimbangi permainan ciri khas Indonesia itu sendiri. Kemudian terdengar kabar bahwa setelah dipilihnya Louis Mila yang akan menjadi pelatih tim nasional, maka Bima Sakti akan jadi pelatihnya

Bima sakti akan Mendampingi Luis Milla

Louis Mila diresmikan sebagai pelatih baru untuk Tim Nasional Indonesia yang akan memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan serta teknik untuk bisa bermain dengan baik di dalam berbagai pertandingan. Skuad Indonesia sendiri memiliki tingkat kerjasama yang baik tetapi mereka kurang ditempa ataupun dilatih oleh pelatih yang berpengalaman sehingga mereka selalu gagal untuk meraih juara di dalam berbagai pertandingan yang diikutinya. Maka dari itu ketua Persatuan Sepak bola Indonesia Edy rahmayadi memutuskan untuk memilih louis Milla sebagai pelatih nasional yang baru dalam rangka meningkatkan kualitas tim nasional Indonesia yang rencananya akan semakin aktif ikut turnamen sepak bola.

Untuk mendampingi Louis Milla, Edy rahmayadi menunjuk mantan gelandang Tim Nasional Indonesia yaitu Bima Sakti untuk menjadi asisten pelatih secara bersama-sama dengan Luis Milla. Pihak PSSI memilin lima dengan alasan bahwa Bima memiliki kemampuan yang baik dan Mereka menginginkan di masa depan nanti Bima akan bisa melatih tim nasional atau menjadi pelatih untuk tim sepak bola yang ada di Indonesia. Kemampuan Bima Sakti memang cukup terkenal dan memiliki sebuah pengalaman yang lebih mumpuni dibandingkan dengan pemain lainnya apalagi Bima memiliki keterampilan bermain yang cukup tinggi dalam hal teknik yang nantinya bisa diterapkan dan dilatihkan kepada para pemain tim nasional Indonesia.

Peningkatan Kualitas Timnas

Untuk bisa mewujudkan tugas mulia yang diemban oleh Bima maka Bima kini terkendala dengan bahasa untuk berkomunikasi dengan pelatih yaitu Louis Mila. Maka dari itu pihak PSSI kemudian menunjuk Simon Toselli sebagai seorang penerjemah yang nantinya akan memberikan banyak pengetahuan melalui Luis Mila. Toselli sendiri merupakan Seorang warga negara Spanyol yang sudah lama berada di Indonesia sehingga menguasai bahasa indonesia dengan baik dan akan menjadi penghubung yang terampil antara Milla dengan Bima juga dengan para pemain. Pihak PSSI sepertinya serius menangani perihal kualitas yang dimiliki oleh tim nasionalnya sehingga semua dipersiapkan ataupun disediakan untuk menjunjung tinggi kesuksesan latihan.

Jika melihat jadwal togel singapore yang ada, maka Mila akan kembali ke Indonesia pada tanggal 4 Februari mendatang. Artinya untuk melakukan latihan pemusatan maka bisa d8lakukan di pertengahan Februari. Mengenai tempat untuk melakukan latihan maka Karawaci menjadi tempat utama latohan. Namun ada rencana untuk melakukan latihan di lapangan Halim seperti yang dikayakan oleh Edy karena lapangan di halim memiliki kualitas rumput yang bagus dan cocok untuk dijadikan lapangan sepak bola standar latihan. Untuk itu Mari kita saksikan Bagaimana perkembangan kualitas dari Tim Nasional Indonesia ketika sudah dilewati oleh pelatih luar negeri didampingi oleh Bima Sakti sebagai asisten pelatih nya.

Perbandingan Serangan dan Pertahanan 6 Klub Liga Primer

6 klub besar di Liga Primer; United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, Tottenham dan City memiliki strategi serangan dan pertahanan yang berbeda-beda dan khas.

Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham, Arsenal dan Manchester City bisa dikatakan sebagai klub sbobet terbesar di Liga Primer yang mereka juga terus bersaing di posisi puncak klasemen. Sangat menarik untuk bisa membandingkan strategi serangan dan pertahanan dari 6 klub tersebut. Paling tidak, ada beberapa yang bisa disimpulkan dari apa yang telah mereka perlihatkan. Berikut ini adalah rangkuman strategi serangan dan pertahanan yang mereka perlihatkan.

Liverpool telah mencetak 49 gol musim ini dengan 7 gol diciptakan dari luar kotak penalti. Mereka juga menciptakan 293 peluang melebihi klub lain di Premier League. Sedangkan Manchester United hanya mencatat 32 gol selama kampanye musim ini dan paling sedikit di antara enam klub top. Sebagian besar, gol tersebut dilesatkan oleh Zlatan Ibrahimovic yang telah mencetak gol ke-14 musim ini termasuk gol 1-1 dengan Liverpool pada hari Minggu.

Namun, anak asuh Jose Mourinho membuat jauh lebih banyak crossing dari lima klub lainnya, rata-rata terjadi di lima pertandingan ketika Marouane Fellaini berada di lapangan. Tapi sementara itu United yang membuat crossing paling banyak, itu Arsenal yang memiliki ancaman udara terbesar, setelah mencetak 11 header (bersama dengan West Brom). Liverpool dan United memiliki 8 kali ancaman masing-masing.

Sebaliknya, Manchester City dan Chelsea telah memiliki kekuatan udara dan keduanya hanya mencetak tiga header. Tottenham dan Liverpool melesatkan lebih banyak tembakan dari klub besar lainnya, rata-rata lebih dari enam tembakan pada target per pertandingan, tapi Spurs juga yang paling kehilangan target, hampir 7 tembakan melebar di setiap 90 menit. Meskipun sisi Mauricio Pochettino secara teratur mencoba keberuntungan mereka di depan, mereka hanya mencetak satu gol dari luar kotak penalti di Liga Premier musim ini.

Manchester United telah melakukan 613 sentuhan di dalam daerah lawan, sedikit lebih baik dari pada yang dilakukan oleh Manchester City (740), Arsenal (720) dan Liverpool (681). Namun, United hanya diberikan satu penalti di 2016/17, sementara Liverpool, Tottenham dan Manchester City semuanya telah diberikan enam 6 tendangan penalti.

Strategi Pertahanan

Tidak hanya dari sisi serangan saja yang menarik untuk diperhatikan, namun keenam klub besar tersebut juga memperlihatkan strategi yang berbeda ada sisi pertahanan. Semua enam klub memenangkan jumlah yang sama dari duel, dengan Tottenham dan Manchester City merayap rata-rata di hampir 58 duel memenangkan per game. Namun, United – yang paling banyak memenangkan dan membuat sebagian pertahanan telah mengambil jumlah poin kedisiplin tertinggi.

Kiper Arsenal, Petr Cech telah menjadi kiper tersibuk di antara klub lainnya dengan rata-rata hampir 3 kali pengamanan di setiap 90 menit. Menariknya, City telah membuat penyelamatan paling sedikit (1,7 per game), tetapi telah kebobolan gol terbanyak (1,2 per game) sehingga memunculkan pertanyaan besar tentang kinerja Claudio Bravo yang menjaga gawang City. Chelsea telah melakukan 12 clean sheet dan hanya kebobolan 15 gol, sementara Tottenham telah berhasil melakukan 9 shutouts dan telah kebobolan 14 gol.

Sementara itu, Liverpool dan Manchester City telah menjatuhkan poin togel online mereka karena melakukan kesalahan yang mengarah ke gol sendiri di musim ini. Namun klub Merseyside-lah yang paling rawan terhadap kesalahan, karena telah melakukan 5 kali kesalahan dibandingkan dengan City yang hanya 4 kali. Maka sebenarnya, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Keberuntungan dan bagaimana para pemain di atas rumput hijau itulah yang membuat semuanya berbeda.